hahahaha gatau deh ini mau ngomongin apaan :)) yg pasti sih keluar dari tema blog aku :)) hahaha
cuma mau bilang AKU SUKA AMA KAMU dah.. beneeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeerrrrrrrrrrrr deh :))
hahahaha
*ganti topik*
untunglah d SMA ini gak ada org yg sejail BAYU PUTRA DWIGANTARA dan kawan*+temen* SMP aku yg pada suka ngasih KECOA yg mereka temuin dimanapun berada :)) hahaha
tapi kadang aku kangen banget sama situasi kayak gitu :) kapan yaaaaaaa gitu lagi?? pengen dah :))
Sabtu, 30 Oktober 2010
Minggu, 24 Oktober 2010
Jung Yong Hwa

Drama Korea lovers kembali memiliki seorang idola baru. Siapa dia? Namanya Jung Yong Hwa. Aktor tampan ini memang terkenal dengan penampilannya yang tenang dan menghanyutkan, Jung Yong Hwa berhasil meraih simpati dan merebut hati gadis-gadis berkat perannya dalam Drama Korea “You’re Beautiful”.

ini profilnya..
* Nama: Jung Yong Hwa
* Tempat, Tanggal Lahir: 22 Juni 1989
* Tinggi Badan: 180 Cm
* Golongan Darah: A
* Hobi: mendengarkan musik dan bermain piano
* Profesi: aktor dan penyanyi


Lee Hong Ki

Biodata Profil Lee Hong Ki :

* Nama: Lee Hong Ki
* Tanggal Lahir: 02 maret 1990
* Tinggi Badan: 178cm
* Berat Badan: 60kg
* Golongan Darah: AB
* Profesi: aktor dan penyanyi
maaf cuma dapet segituuuuuuuuuu >.<
sebagai permohonan maaf aku kasih deh fotonya..

Park Sin Hye
a.n.jelll

Buat kamu yang suka sama Park Sin Hye alias Go Mi Nam di serial drama Korea He’s Beautiful, Berikut saya hadirkan foto profil Park Sin Hye He’s Beautiful.
Park Shin Hye He is Beautiful

Park Shin Hye He is Beautiful
Biodata Profil Park Sin Hye (Go Mi Nam) :
* Nama: Park Sin Hye
* Tempat, Tanggal Lahir: Paju, Gyeonggi, Korea Selatan, 18 Februari 1990
* Tinggi Badan: 163 Cm
* Berat Badan: 45 Kg
* Golongan Darah: A
* Hobi: mendengarkan musik
* Profesi: aktris, model dan penyanyi

go mi nam style

Buat kamu yang suka sama Park Sin Hye alias Go Mi Nam di serial drama Korea He’s Beautiful, Berikut saya hadirkan foto profil Park Sin Hye He’s Beautiful.
Park Shin Hye He is Beautiful

Park Shin Hye He is Beautiful
Biodata Profil Park Sin Hye (Go Mi Nam) :
* Nama: Park Sin Hye
* Tempat, Tanggal Lahir: Paju, Gyeonggi, Korea Selatan, 18 Februari 1990
* Tinggi Badan: 163 Cm
* Berat Badan: 45 Kg
* Golongan Darah: A
* Hobi: mendengarkan musik
* Profesi: aktris, model dan penyanyi

go mi nam style
Jang Geun Suk

Biodata Jang Geun Suk He’s Beautiful - He’s Beautuful aka You’re Beautiful, drama Korea terbaru yang kini tayang di Indosiar langsung jadi idola. Salah satu pemeran yang paling ditunggu adalah Jang Geun Suk. Berikut profil singkatnya:
Jang Geun Suk adalah aktor dan penyanyi asal Korea Selatan. Cowok kelahiran 4 Agustus 1987 itu memulai debutnya di televisi melalui serial Hug tahun 1998. Setelah itu, namanya pun makin dikenal.
Terhitung sudah belasan serial yang dibintanginya. Antara lain Women’s World, Lovers in Prague, dan Beethoven Virus. Tahun 2006 dia mulai merambah layar lebar melalui film One Missed Call: Final.

Biodata:
Nama: Jang Geun Suk
Lahir: 4 Agustus 1987
Tinggi/berat: 182 cm / 63 kg
Gol. darah: A
Hobi: musik, sky, snowboarding
Studi: Universitas Han Yang
Sabtu, 23 Oktober 2010
KARA
:D
yuhuuuu....saya mau memperkenalkan group girl band dari KOREA.
Namanya KARA, yang berarti "sweet melodi". Pertama kali bertemu dengan KARA sebenarnya sama dengan pertemuan saya dengan SNSD, saya diberi tahu oleh teman saya.
Pada awalnya saya kurang suka dengan KARA, mungkin karena saya masih belum bisa membedakan wajah-wajah mereka.
Group ini terdiri dari lima orang cewek kalau menurut saya ini juga cantik-cantik. Dari segi suara oke, gerakan dance nya juga terkesan lebij energik.
Boleh dibilang saya ini adalah KAMILIA alias fans mereka *wakakakka*. KAMILIA ini dari kata KARA+FAMILI, dan dari sekian grop girl mereka ini yang paling akrab dengan para fansnya.
lets go go go... ini dia cewek-cewek di KARA. Karena anggotanya lebih sedikit dari SNSD aku jadi lebih hafal dengan mereka


Park Gyuri (Leader, Main Vocal)
ini adalah leader mereka. Yang paling membuat saya terpesona adalah konsep pencitraan dia, the "goodness". Bingung ya, oke saya jelaskan, dalam dunia intertaint mereka itu tiap orang ada konsep pencitraan dengan nama alias atau nama tambahan. Nah si Gyuri ini selalu memperkenalkan diri sebagai yang tercantik atau dewi cantik....hekekeke tapi memang dia cantik. Pokoknya dia pede habis bilang dirinya cantik. Nah dia ini yang paling jago memasak (aku tahu dari talkshow di apartemen mereka)

Han Seung Yeon (Lead Vocal)
Yang ini menurutku adalah yang paling melek teknologi deh, pencinta warna pink. Dan suaranya uhuuuy cakep deh. Menurut kalian cakep ga??? Manurutku sih mukanya khas orang korea, masuk kategori cantiknya korea dengan matanya yang sipit ini ah ya, dia ini yang paling mudah kehilangan keseimbangan. Yang paling aku ingat adalah insiden dia slip dan terjatuh di panggung saat tampil secara langsung untuk lagu LUPIN mereka. Meski dia jatuh tapi tetep yang nama artis sono itu profesional ya, bangun lagi trus nerusin nari nya tanpa merubah ekspresi dan suaranya *standing aplause*

Jung Nicole (Sub Vocal, rapper , Lead Dancer)
Mbak yang cantik ini paling menggemaskan *menurutku lho ya* wajahnya itu lho...ah. Dia itu pindahan dari amerika, jadi untuk bahasa korea dia tak terlalu fasih, dan seringnya dijerumuskan oleh Seung Yeon . Ini salah satu anggota yang laris manis di talk show setelah Seung Yeon dan goo hara lho. Kalo buat dance....hoooooo dia itu menurutku yang paling bisa sexy dance, badannya sudah mendukung. Sebelum dirilis album Revolution (aku mengenal single mister nya) badan dia itu agak gemuk, tapi sekarang ini wohaaaay seksi booo.

Goo Hara ( Main Dancer, Sub Vocal)
Mbak yang ini merupakan salah satu dari dua anggota baru KARA sebagai pengganti Sung Hee. Nah yang ini berwajah seperti boneka, cantik...ahahahaha. Anggota kara menyebutkan kelebihannya pada fisik adalah pada perut semutnya (perut/pinggangnya kecil) dan dari struktur tubuhnya itu dia nggak bisa gemuk meski dia makan banyak. Kalau dari suara, ini yang paling belum menonjol, dia lebih menonjol pada dancenya, keren. Tsaaah lupa...dia ini model juga, selain laris manis di talkshow juga laris manis jadi model.

Kang Ji Young (Sub Vocal)
yang ini yang paling kecil, kelahiran tahun 1994 dengan badan yang bongsor sih menurutku (166cm). Maknae ini memang berwajah agak tua (muka tua) tapi kalo sudah beraksi aegyo....haiaaaaaaaah jadi kaya anak kecil belasan tahun (memang dia masih kecil). Untuk dance dia sip-sip okelah, tapi suaranya juga lumayan bagus.
aku mulai menyukai kara dari albumnya yang Revolution. kenapa? karena ada lagu Mister dengan tarian pantatnya...wakakakakaka....album terbarunya Lupin semakin membuat aku terpesona, mungkin dengan konsepnya ya atau mungkin dengan lagunya.....ah apapun itu aku adalah kamilia...yihaaaaaa *goyang pantat*
yuhuuuu....saya mau memperkenalkan group girl band dari KOREA.
Namanya KARA, yang berarti "sweet melodi". Pertama kali bertemu dengan KARA sebenarnya sama dengan pertemuan saya dengan SNSD, saya diberi tahu oleh teman saya.
Pada awalnya saya kurang suka dengan KARA, mungkin karena saya masih belum bisa membedakan wajah-wajah mereka.
Group ini terdiri dari lima orang cewek kalau menurut saya ini juga cantik-cantik. Dari segi suara oke, gerakan dance nya juga terkesan lebij energik.
Boleh dibilang saya ini adalah KAMILIA alias fans mereka *wakakakka*. KAMILIA ini dari kata KARA+FAMILI, dan dari sekian grop girl mereka ini yang paling akrab dengan para fansnya.
lets go go go... ini dia cewek-cewek di KARA. Karena anggotanya lebih sedikit dari SNSD aku jadi lebih hafal dengan mereka


Park Gyuri (Leader, Main Vocal)
ini adalah leader mereka. Yang paling membuat saya terpesona adalah konsep pencitraan dia, the "goodness". Bingung ya, oke saya jelaskan, dalam dunia intertaint mereka itu tiap orang ada konsep pencitraan dengan nama alias atau nama tambahan. Nah si Gyuri ini selalu memperkenalkan diri sebagai yang tercantik atau dewi cantik....hekekeke tapi memang dia cantik. Pokoknya dia pede habis bilang dirinya cantik. Nah dia ini yang paling jago memasak (aku tahu dari talkshow di apartemen mereka)

Han Seung Yeon (Lead Vocal)
Yang ini menurutku adalah yang paling melek teknologi deh, pencinta warna pink. Dan suaranya uhuuuy cakep deh. Menurut kalian cakep ga??? Manurutku sih mukanya khas orang korea, masuk kategori cantiknya korea dengan matanya yang sipit ini ah ya, dia ini yang paling mudah kehilangan keseimbangan. Yang paling aku ingat adalah insiden dia slip dan terjatuh di panggung saat tampil secara langsung untuk lagu LUPIN mereka. Meski dia jatuh tapi tetep yang nama artis sono itu profesional ya, bangun lagi trus nerusin nari nya tanpa merubah ekspresi dan suaranya *standing aplause*

Jung Nicole (Sub Vocal, rapper , Lead Dancer)
Mbak yang cantik ini paling menggemaskan *menurutku lho ya* wajahnya itu lho...ah. Dia itu pindahan dari amerika, jadi untuk bahasa korea dia tak terlalu fasih, dan seringnya dijerumuskan oleh Seung Yeon . Ini salah satu anggota yang laris manis di talk show setelah Seung Yeon dan goo hara lho. Kalo buat dance....hoooooo dia itu menurutku yang paling bisa sexy dance, badannya sudah mendukung. Sebelum dirilis album Revolution (aku mengenal single mister nya) badan dia itu agak gemuk, tapi sekarang ini wohaaaay seksi booo.

Goo Hara ( Main Dancer, Sub Vocal)
Mbak yang ini merupakan salah satu dari dua anggota baru KARA sebagai pengganti Sung Hee. Nah yang ini berwajah seperti boneka, cantik...ahahahaha. Anggota kara menyebutkan kelebihannya pada fisik adalah pada perut semutnya (perut/pinggangnya kecil) dan dari struktur tubuhnya itu dia nggak bisa gemuk meski dia makan banyak. Kalau dari suara, ini yang paling belum menonjol, dia lebih menonjol pada dancenya, keren. Tsaaah lupa...dia ini model juga, selain laris manis di talkshow juga laris manis jadi model.

Kang Ji Young (Sub Vocal)
yang ini yang paling kecil, kelahiran tahun 1994 dengan badan yang bongsor sih menurutku (166cm). Maknae ini memang berwajah agak tua (muka tua) tapi kalo sudah beraksi aegyo....haiaaaaaaaah jadi kaya anak kecil belasan tahun (memang dia masih kecil). Untuk dance dia sip-sip okelah, tapi suaranya juga lumayan bagus.
aku mulai menyukai kara dari albumnya yang Revolution. kenapa? karena ada lagu Mister dengan tarian pantatnya...wakakakakaka....album terbarunya Lupin semakin membuat aku terpesona, mungkin dengan konsepnya ya atau mungkin dengan lagunya.....ah apapun itu aku adalah kamilia...yihaaaaaa *goyang pantat*
tentang dia
Disudut kelas 3IPS2,dua tahun lalu, “Lukamu banyak sekali, mending kalo menang!”seruku waktu itu sambil terus membersihkan luka di telapak tangan Arga yang tersayat sayat. Kalimat itu memang terdengar seperti mengejek, namun bagiku itu hanyalah cara untuk mengendalikan emosiku yg sebenarnya..melihatnya terluka membuatku… “Yang penting aku sudah berusaha!”jawabnya “Aku yakin kamu pasti nyesal ikutan lomba tarik tambang sampai tanganmu hancur gini,sakit?”aku mulai sedikit menggodanya “Cerewet!”jawabArga ,ia lalu beranjak pergi begitu saja setelah selesai kubalut lukanya.Itulah Arga,dingin dan cuek.Tapi aku menyukainya.Lebih dari yang mereka anggap,sebagai satu satunya cewek yang mau dan bisa dekat dengannya,Caranya memandangku kuanggap sebagai bentuk kepedulianya,aku pernah terbuai karenanya,aku merasa jatuh cinta diantara sikapnya yang menyebalkannya itu.Setiap ucapannya selalu mengajakku berpikir dewasa,di situ aku menemukan sisi lain dari Arga. “Ini dia pasangan kita tahun ini!”teriak Rizal diikuti sorakan yang lainnya setelah Arga resmi menjadi ketua kelas dan aku wakilnya,awal dimana aku harus mengenal seorang Arga Dan semua berlalu begitu dengan cepat.Aku tak pernah melihatnya lagi setelah malam pelepasan itu.Yang kutahu cuma dimana dia berkuliah sekarang,tapi aku nggak pernah tahu kabarnya disana.Arga seakan menghilang satu setengah tahun ini.Namun bayangannya masih tersimpan utuh di setiap mimpi mimpiku. ***** Akhirnya do’aku terkabulkan untuk bertemu Arga.Secara tidak sengaja aku berkenalan dan berteman dengan salah satu teman sekelas Arga beberapa bulan lalu.Dan dia berbaik hati mengundangku ke acara malam tahun baruan bersama beberapa temannya termasuk Arga ,di rumahnya. Sayang berita itu tak sepenuhnya menggembirakan.Vina sempat bilang “Maksudmu Arganya Sila itu kan?”.Ada perasaan kecewa diantara kegembiraanku.Apa maksudnya dengan Arganya Sila? sejak kapankah sebutan itu ada?tanyaku sendiri dalam hati. Cemburu… ***** Malam ini aku benar benar bertemu dengan Arga.Tak terkatakan betapa senangnya aku.Kalau aku dapat memeluknya,mungkin akan lama untuk kulepasakan.Tapi tak mungkin kulakukan itu,aku hanya cukup menyapa dan menyalaminya saja. Dan sekali lagi kekecewaan ikut serta menghampiri.Arga datang bersama Sila,gadis manis yang pernah dibicarakan Vina beberapa hari yang lalu.Kami mengobrol bertiga;Aku, Arga dan Sila.Dibandingkan denganku, Sila jauh lebih ceriwis,ada saja yang dibicarakannya.Sesekali ia berlaku manja pada Arga, diluar dugaanku Arga tidak sedikitpun mengelak,padahal yang kutahu Arga tidak suka sikap manja sperti itu.Darahku mendidih melihat sikap gadis itu,apalagi Arga sering melemparkan senyumnya pada Sila.Arga menjadi orang yang murah senyum sekarang.Apa yang telah gadis itu lakukan pada Arga hingga menjadikan Arga seorang yang menyenangkan? “Sebentar ya!”Sila meninggalkan kami berdua akhirnya,sebelumnya dia sempat membisikkan sesuatu pada Arga,wajah nya terlihat lebih cantik dilihat dari samping.Kusadari Sila juga memiliki hidung yang mancung seperti Arga,sebenarnya mereka berdua juga memiliki mata yang indah.Arga pasti sangat menyukai Sila,mereka begitu serasi,diam diam aku merasakan ada sesuatu diantara mereka. “Oh ya aku belum bilang kekamu kalau sebenarnya aku sama dia itu…. “Aku sudah tahu!”potongku agak sinis, Arga memandangku heran,mungkin ia tidak suka dengan nada bicaraku,“Sila ya ,dia gadis yang cantik,baik lagi.Dia cocok jadi pacarmu!”aku berusaha membenahi perkataanku tadi tapi,kalimatku semakin aneh baginya “Hah!”Arga yang sempat binggung,kemudian tertawa kecil tepat ketika Sila kembali “Ada apa sih”tanya Sila “Maksudmu,kita ini ..” “Kita saudarakan “Sila menambahkan “Apa!”jantungku terasa behenti mendengarnya “Dia saudara kembarku,bukanya pacar”jelas Arga,Sila menatap Arga kemudian beralih padaku dengan senyum yang tidak ingin kumengerti.Kembar? “Kalian kembar?”unkapku masih tak percaya.Sila mengangguk pasti.“Masa kamu gak tahu sih?”“Maaf ya,Arga juga nggak pernah bilang kalo dia punya saudara kembar!”“Keterlaluan kamu,Ga!”seru Sila agak sewot.”Dia juga nggak pernah bilang ke kamu kalo…”Arga secepatnya menutup mulut Sila dengan telapak tangan kanannya hingga gadis itu tidak bisa melanjutkan kalimatnya.”jadi kamu nggak mau kalau aku yang ngomong ke dia?”Arga menatap Sila serius, seperti mengatakan sesuatu dan Sila memahaminya.Sila kembali beranjak “Aku mau gabung dengan mereka dulu!”serunya padaku.Tinggalah kami berdua lagi dengan keheningan sesaat“Kami memang sejak kecil sudah dipisahkan,maksudnya kami nggak tinggal serumah setelah ortu cerai ,dia tinggal sama nyokap sementara aku tinggal sama bokap dan mama Lisa,nyokap tiriku”jelas Arga.Aku tercengang mendengar cerita Arga.“Dira,kenapa?“Maaf ya,aku nggak pernah tahu itu!”“Nggak apa apa,memang sudah saatnya kamu harus tahu itu sebelum kamu tahu sesuatu yang tidak pernah kukatakan juga ke kamu!’ “Apa?”tanyaku pelan ”Aku sudah mengatakan banyak hal tentangmu pada Sila, dia ingin mengatakan terima kasih padamu karena waktu itu kamu mau menemaniku selama dia berada ditempat yang jauh dariku.”aku tak bisa banyak berharap lagi,Arga menganggapku sebagai pengganti Sila,Walau hanya itu aku tetap bahagiah telah menjadi bagian dari semua ini.Tiba tiba Arga menggenggan tanganku”Tentang dia,aku ingin mengungkapkan bahwa Sila tak pernah bisa disamakan dengan siapapun. “maksudmu?” “Tentang dia,aku merasakannya lebih dari itu!”“Sila?”“Gila kamu, tentu saja dia itu adalah kamu”“kamulah alasan itu!”.Sekiranya seperti itulah yang Sila katakan padaku.Aku tak pernah tahu apa yang dulu Arga pikirkan tentangku.Benarkah waktu itu Arga menyimpan perasaan yang sama padaku dan kini dia masih menganggapnya begitu.Dari jarak yang tidak begitu jauh,aku melihat Arga disitu,ia tersenyum padaku,penuh arti dan aku tak punya alasan untuk mengatakan hal itu adalah salah..
Seribu Pesawat Kertas
*nyoba bikin cerpen*
Anna melihatnya, ditengah- tengah kerumunan pejalan kaki. Dibawah derasnya hujan yang mengguyur bumi, seorang lelaki kurus berdiri sambil menengadah menatap langit. Ia terlihat mencolok, karena ia satu-satunya orang yang tidak menggunakan payung. Lelaki itu tampak tak peduli akan tatapan heran orang yang lalu-lalang disekelilingnya, seolah-olah hanya ia yang berada ditempat itu. Anna hampir ingin menangis melihat mata lelaki itu. Mata yang sendu, sarat akan kepedihan. Anna menghampirinya, memayunginya. Lelaki itu mendongak, menatap Anna. Kemudian berlalu begitu saja, meninggalkan Anna dengan sejuta tanya dalam pikirannya. ***
Anna menatap pohon sakura dari balik jendela kelasnya, pohon sakura tersebut mulai berbunga, mulai menunjukkan keindahan yang hanya dimiliki oleh negara yang terkenal akan kemajuan tekhnologinya itu. Sudah sebulan Anna berada di Jepang, ia terpaksa pindah dan meninggalkan Indonesia, tanah kelahirannya, karena ayahnya dipindah tugaskan ke negara kanji ini. Sudah tiga hari pula Anna bersekolah disekolah swasta Tsukuba Daigaku. Sambil bertopang dagu, Anna kembali mengingat kejadian tiga minggu yang lalu. Saat ia bertemu dengan lelaki misterius bermata sendu. Anna menghela nafas, bertanya-tanya dalam hati mengapa tatapan lelaki itu begitu sendu.“Anna-chan?” Panggil seseorang menyadarkan Anna.“Ya Mayumi?”“Kenapa melamun?” Tanya Mayumi. Mayumi merupakan teman pertama Anna di sekolah Tsukuba Daigaku. Mayumi orang Jepang asli, bermata sipit dan berkulit putih seperti orang Jepang kebanyakkan.“Ah, tidak. Hanya sedang berpikir saja.” Jawab Anna dengan bahasa Jepang yang pas-pasan. Mayumi tersenyum maklum, kemudian ia kembali melanjutkan pekerjaannya, menyalin catatan pelajaran kemarin. Saat Anna hendak mengalihkan pandangannya, Anna menangkap sosok familiar yang akhir-akhir ini sering mengganggu pikirannya. Lelaki kurus yang menantang hujan itu sedang berjalan masuk kedalam kelasnya. Ia menggunakan seragam yang sama dengannya, menenteng tas, kemudian berjalan melewati Anna yang terbengong-bengong. Ternyata lelaki itu duduk dua bangku dibelakang Anna.*** Haruhi Takegawa, itulah nama lengkap laki-laki itu. Ini Anna ketahui dari cerita Mayumi. Haruhi tidak punya teman, karena Haruhi jarang masuk sekolah. Sepertinya Haruhi sakit, tapi Mayumi dan teman-teman sekelas tidak ada yang tahu Haruhi sakit apa. Haruhi selalu sendirian, baik saat istirahat maupun saat pulang sekolah. Saat istirahat, Haruhi selalu duduk sendirian dibangkunya, atau berdiri dipinggir jendela sambil menatap sakura. Karena tidak tahan melihat itu, akhirnya saat pulang sekolah Anna menghampiri meja Haruhi.“Takegawa.” Panggil Anna, Haruhi mendongak memandang Anna. Anna makin gugup karena melihat wajah Haruhi yang tanpa ekspresi.“Mungkin kamu tidak ingat aku, tapi kita pernah bertemu sebelumnya. Aku yang memayungimu saat hujan deras beberapa minggu yang lalu.”“Aku tidak ingat.” Haruhi berdiri dari duduknya, dan berlalu meninggalkan Anna.“Tunggu!” Teriak Anna. Sekejap teman-teman sekelas Anna memperhatikan mereka. Haruhi menoleh. Anna menarik nafas dalam-dalam.“Aku Anna Narahsya, ingin berteman denganmu Haruhi Takegawa.”*** Anna berjuang, untuk bisa dekat dengan Haruhi. Anna tidak tahu apa yang memotivasi dirinya, ia hanya ingin mengusir mendung dimata Haruhi. Haruhi selalu menolak untuk dekat dengan Anna, ia bahkan menepis tangan Anna saat Anna menyentuh lengannya. Selama berminggu-minggu Anna terus mengajak Haruhi mengobrol, mengajaknya makan bekal bersama dan lain-lain. Hingga suatu hari Anna tersentak kaget karena bentakkan Haruhi.“Haru-chan, boleh aku makan telor gulung ini? Sepertinya ini enak.” Ujar Anna saat mereka sedang menikmati bekal mereka. Haruhi sudah mulai tidak mengusir Anna lagi saat Anna mendekatinya. Walaupun Haruhi masih belum mau mengobrol banyak dengan Anna.“JANGAN!” Teriak Haruhi.Anna melonjak kaget.“Kamu, aaarrgh!” Haruhi menjambak rambutnya frustasi.“Cukup Anna.” Ujar Haruhi, ini pertama kalinya Haruhi menyebut nama Anna. “Jangan dekati aku lagi.” Haruhi merapikan bekalnya dan bangkit dari duduknya.“Mengapa?” Tanya Anna dengan bibir gemetar.“Kamu menggangguku! Tolong jangan dekati aku.”“Mengapa?” Tanya Anna lagi sambil menahan air mata, seolah ada sejuta mengapa dalam hatinya. Haruhi tak menjawab, ia tetap berjalan meninggalkan Anna.“Aku menyayangimu Haruhi!!” Teriak Anna. Sejenak Haruhi berhenti, kemudian ia menoleh. Kembali Anna melihat kesedihan yang mendalam dimata Haruhi.“Kamu akan menyesal mengatakan itu.” Kemudian Haruhipun pergi, meninggalkan Anna yang menangis ditempat duduknya.*** Anna terbelalak kaget saat mendapati Haruhi ada didepan pintu pagar rumahnya. Haruhi terdiam mematung dibawah siraman hujan yang deras. Anna langsung berlari keluar rumah sambil membawa payung, kemudian memayunginya.“Haruhi kenapa ada disini? Kenapa kamu tak bawa payung? Nanti kamu sakit.”Haruhi tersenyum pahit. “Aku memang sudah sakit Anna-chan.” Anna agak kaget mendengar Haruhi memanggilnya dengan menggunakan ‘chan’.“Apa maksudmu Haru?”“Aku sakit Anna-chan, aku terkena Aids.”BRUK.Payung Anna terlepas dari genggamannya.Anna menatap nanar Haruhi yang ada dihadapannya, siraman hujan membasahi seluruh tubuh Haruhi, matanya redup.“Ba... bagaimana...”“Bagaimana bisa?” Haruhi memotong kata-kata Anna. “Ayah tiriku yang menularkannya, ia menyodomiku, dan sekarang ia membagi virusnya ketubuhku.”Anna tak dapat lagi membendung air matanya, kakinya lemas, dadanya sesak, semua terjawab sudah. Semua pertanyaan yang memenuhi kepalanya terjawab karena pengakuan Haruhi.“Sudah kubilang bukan? Bahwa kamu akan menyesal telah menyukaiku?” Haruhi tersenyum, lagi-lagi senyum pahit. “Terima kasih Anna-chan, karena kamu satu-satunya orang yang memayungiku juga melindungiku dengan kehangatanmu.” Kini Anna dapat melihat Haruhi menangis. Haruhi mengecup lembut pipi Anna.“Gomenasai.” Ujarnya, kemudian Haruhi berlari meninggalkan Anna yang semakin terisak dibawah derasnya hujan. Haruhi tidak masuk sekolah, hingga dua minggu berikutnyapun Haruhi tidak masuk sekolah. Anna mencoba mencari tahu kabar Haruhi dengan menghampiri rumah Haruhi. Rumah Haruhi kosong, Anna mendapat kabar dari tetangga Haruhi bahwa Haruhi sedang di rumah sakit, Haruhi akan menjalani operasi tiga hari lagi. Anna kembali terisak, ia dapat merasakan kepedihan yang dirasakan Haruhi, bagaimana Haruhi harus menjaga diri dengan menjauhi teman-teman sekelasnya agar tidak tertular, bagaimana penderitaannya menahan sakit seorang diri. Anna tidak tahu bagaimana caranya untuk menolong Haruhi, ia ingin Haruhi sembuh, walaupun kecil kemungkinannya.Anna teringat akan dongeng lama Jepang tentang menerbangkan seribu pesawat dari kertas, katanya jika kita menerbangkan seribu pesawat kertas bertuliskan permohonan, permohonannya akan terkabul. Dan Anna melakukannya, ia membuat origami pesawat kertas tiap harinya, waktunya hanya tinggal tiga hari sampai operasi Haruhi. Sambil membuat seribu pesawat kertas dengan tulisan ‘semoga Haruhi sembuh’ Anna berdoa, ia berdoa disetiap lipatan kertas, ia berdoa disetiap tulisan yang ia buat. Anna semakin yakin bahwa ia tidak menyesal, ia tidak menyesal telah menyukai Haruhi.*** Dunia menangis, hujan seakan ikut mengantarkan kepergian Haruhi. Dapat Anna lihat ibu Haruhi terisak disamping nisan Haruhi. Teman-teman sekelas Anna ikut menghadiri pemakaman Haruhi. Anna berdiri mematung sambil memandangi proses penguburan Haruhi. Mayumi sedari tadi terus merangkul Anna dan menggenggam erat tangan Anna, seolah memberi kekuatan. Anna tak sanggup lagi menangis, ia mati rasa. Seribu pesawat kertas yang ia terbangkan tidak dapat membuat Haruhi terus berada disisinya. Sampai proses penguburan selesai Anna masih tetap tak bergeming, hingga ibu Haruhi menghampirinya dan memeluknya, kemudian ibu Haruhi memberikan sepucuk surat padanya. Anna membuka surat tersebut, air mata menetes membasahi pipinya.Anna-chan,Terima kasih karena kamu telah memayungiku hari itu,Terima kasih karena kamu mau berteman denganku,Terima kasih karena keceriaanmu, aku akhirnya berani menjalani operasi,Terima kasih karena telah menyayangiku,Maafkan aku Anna-chan, karena telah membentakmu, mengusirmu dari hidupku.Maafkan aku karena ternyata aku tidak bisa menahan diri, dan dengan lancang telah menyukaimu sejak kau memayungiku dulu.Tetaplah menjadi Anna-chan yang ceria,Yang selalu menghangatkanku biarpun dinginnya hujan menusuk hingga tulangku.Aku menyayangimu Anna-chan. Gomenasai,Haruhi ∞∞∞
*butuh kritik dan saran*
Anna melihatnya, ditengah- tengah kerumunan pejalan kaki. Dibawah derasnya hujan yang mengguyur bumi, seorang lelaki kurus berdiri sambil menengadah menatap langit. Ia terlihat mencolok, karena ia satu-satunya orang yang tidak menggunakan payung. Lelaki itu tampak tak peduli akan tatapan heran orang yang lalu-lalang disekelilingnya, seolah-olah hanya ia yang berada ditempat itu. Anna hampir ingin menangis melihat mata lelaki itu. Mata yang sendu, sarat akan kepedihan. Anna menghampirinya, memayunginya. Lelaki itu mendongak, menatap Anna. Kemudian berlalu begitu saja, meninggalkan Anna dengan sejuta tanya dalam pikirannya. ***
Anna menatap pohon sakura dari balik jendela kelasnya, pohon sakura tersebut mulai berbunga, mulai menunjukkan keindahan yang hanya dimiliki oleh negara yang terkenal akan kemajuan tekhnologinya itu. Sudah sebulan Anna berada di Jepang, ia terpaksa pindah dan meninggalkan Indonesia, tanah kelahirannya, karena ayahnya dipindah tugaskan ke negara kanji ini. Sudah tiga hari pula Anna bersekolah disekolah swasta Tsukuba Daigaku. Sambil bertopang dagu, Anna kembali mengingat kejadian tiga minggu yang lalu. Saat ia bertemu dengan lelaki misterius bermata sendu. Anna menghela nafas, bertanya-tanya dalam hati mengapa tatapan lelaki itu begitu sendu.“Anna-chan?” Panggil seseorang menyadarkan Anna.“Ya Mayumi?”“Kenapa melamun?” Tanya Mayumi. Mayumi merupakan teman pertama Anna di sekolah Tsukuba Daigaku. Mayumi orang Jepang asli, bermata sipit dan berkulit putih seperti orang Jepang kebanyakkan.“Ah, tidak. Hanya sedang berpikir saja.” Jawab Anna dengan bahasa Jepang yang pas-pasan. Mayumi tersenyum maklum, kemudian ia kembali melanjutkan pekerjaannya, menyalin catatan pelajaran kemarin. Saat Anna hendak mengalihkan pandangannya, Anna menangkap sosok familiar yang akhir-akhir ini sering mengganggu pikirannya. Lelaki kurus yang menantang hujan itu sedang berjalan masuk kedalam kelasnya. Ia menggunakan seragam yang sama dengannya, menenteng tas, kemudian berjalan melewati Anna yang terbengong-bengong. Ternyata lelaki itu duduk dua bangku dibelakang Anna.*** Haruhi Takegawa, itulah nama lengkap laki-laki itu. Ini Anna ketahui dari cerita Mayumi. Haruhi tidak punya teman, karena Haruhi jarang masuk sekolah. Sepertinya Haruhi sakit, tapi Mayumi dan teman-teman sekelas tidak ada yang tahu Haruhi sakit apa. Haruhi selalu sendirian, baik saat istirahat maupun saat pulang sekolah. Saat istirahat, Haruhi selalu duduk sendirian dibangkunya, atau berdiri dipinggir jendela sambil menatap sakura. Karena tidak tahan melihat itu, akhirnya saat pulang sekolah Anna menghampiri meja Haruhi.“Takegawa.” Panggil Anna, Haruhi mendongak memandang Anna. Anna makin gugup karena melihat wajah Haruhi yang tanpa ekspresi.“Mungkin kamu tidak ingat aku, tapi kita pernah bertemu sebelumnya. Aku yang memayungimu saat hujan deras beberapa minggu yang lalu.”“Aku tidak ingat.” Haruhi berdiri dari duduknya, dan berlalu meninggalkan Anna.“Tunggu!” Teriak Anna. Sekejap teman-teman sekelas Anna memperhatikan mereka. Haruhi menoleh. Anna menarik nafas dalam-dalam.“Aku Anna Narahsya, ingin berteman denganmu Haruhi Takegawa.”*** Anna berjuang, untuk bisa dekat dengan Haruhi. Anna tidak tahu apa yang memotivasi dirinya, ia hanya ingin mengusir mendung dimata Haruhi. Haruhi selalu menolak untuk dekat dengan Anna, ia bahkan menepis tangan Anna saat Anna menyentuh lengannya. Selama berminggu-minggu Anna terus mengajak Haruhi mengobrol, mengajaknya makan bekal bersama dan lain-lain. Hingga suatu hari Anna tersentak kaget karena bentakkan Haruhi.“Haru-chan, boleh aku makan telor gulung ini? Sepertinya ini enak.” Ujar Anna saat mereka sedang menikmati bekal mereka. Haruhi sudah mulai tidak mengusir Anna lagi saat Anna mendekatinya. Walaupun Haruhi masih belum mau mengobrol banyak dengan Anna.“JANGAN!” Teriak Haruhi.Anna melonjak kaget.“Kamu, aaarrgh!” Haruhi menjambak rambutnya frustasi.“Cukup Anna.” Ujar Haruhi, ini pertama kalinya Haruhi menyebut nama Anna. “Jangan dekati aku lagi.” Haruhi merapikan bekalnya dan bangkit dari duduknya.“Mengapa?” Tanya Anna dengan bibir gemetar.“Kamu menggangguku! Tolong jangan dekati aku.”“Mengapa?” Tanya Anna lagi sambil menahan air mata, seolah ada sejuta mengapa dalam hatinya. Haruhi tak menjawab, ia tetap berjalan meninggalkan Anna.“Aku menyayangimu Haruhi!!” Teriak Anna. Sejenak Haruhi berhenti, kemudian ia menoleh. Kembali Anna melihat kesedihan yang mendalam dimata Haruhi.“Kamu akan menyesal mengatakan itu.” Kemudian Haruhipun pergi, meninggalkan Anna yang menangis ditempat duduknya.*** Anna terbelalak kaget saat mendapati Haruhi ada didepan pintu pagar rumahnya. Haruhi terdiam mematung dibawah siraman hujan yang deras. Anna langsung berlari keluar rumah sambil membawa payung, kemudian memayunginya.“Haruhi kenapa ada disini? Kenapa kamu tak bawa payung? Nanti kamu sakit.”Haruhi tersenyum pahit. “Aku memang sudah sakit Anna-chan.” Anna agak kaget mendengar Haruhi memanggilnya dengan menggunakan ‘chan’.“Apa maksudmu Haru?”“Aku sakit Anna-chan, aku terkena Aids.”BRUK.Payung Anna terlepas dari genggamannya.Anna menatap nanar Haruhi yang ada dihadapannya, siraman hujan membasahi seluruh tubuh Haruhi, matanya redup.“Ba... bagaimana...”“Bagaimana bisa?” Haruhi memotong kata-kata Anna. “Ayah tiriku yang menularkannya, ia menyodomiku, dan sekarang ia membagi virusnya ketubuhku.”Anna tak dapat lagi membendung air matanya, kakinya lemas, dadanya sesak, semua terjawab sudah. Semua pertanyaan yang memenuhi kepalanya terjawab karena pengakuan Haruhi.“Sudah kubilang bukan? Bahwa kamu akan menyesal telah menyukaiku?” Haruhi tersenyum, lagi-lagi senyum pahit. “Terima kasih Anna-chan, karena kamu satu-satunya orang yang memayungiku juga melindungiku dengan kehangatanmu.” Kini Anna dapat melihat Haruhi menangis. Haruhi mengecup lembut pipi Anna.“Gomenasai.” Ujarnya, kemudian Haruhi berlari meninggalkan Anna yang semakin terisak dibawah derasnya hujan. Haruhi tidak masuk sekolah, hingga dua minggu berikutnyapun Haruhi tidak masuk sekolah. Anna mencoba mencari tahu kabar Haruhi dengan menghampiri rumah Haruhi. Rumah Haruhi kosong, Anna mendapat kabar dari tetangga Haruhi bahwa Haruhi sedang di rumah sakit, Haruhi akan menjalani operasi tiga hari lagi. Anna kembali terisak, ia dapat merasakan kepedihan yang dirasakan Haruhi, bagaimana Haruhi harus menjaga diri dengan menjauhi teman-teman sekelasnya agar tidak tertular, bagaimana penderitaannya menahan sakit seorang diri. Anna tidak tahu bagaimana caranya untuk menolong Haruhi, ia ingin Haruhi sembuh, walaupun kecil kemungkinannya.Anna teringat akan dongeng lama Jepang tentang menerbangkan seribu pesawat dari kertas, katanya jika kita menerbangkan seribu pesawat kertas bertuliskan permohonan, permohonannya akan terkabul. Dan Anna melakukannya, ia membuat origami pesawat kertas tiap harinya, waktunya hanya tinggal tiga hari sampai operasi Haruhi. Sambil membuat seribu pesawat kertas dengan tulisan ‘semoga Haruhi sembuh’ Anna berdoa, ia berdoa disetiap lipatan kertas, ia berdoa disetiap tulisan yang ia buat. Anna semakin yakin bahwa ia tidak menyesal, ia tidak menyesal telah menyukai Haruhi.*** Dunia menangis, hujan seakan ikut mengantarkan kepergian Haruhi. Dapat Anna lihat ibu Haruhi terisak disamping nisan Haruhi. Teman-teman sekelas Anna ikut menghadiri pemakaman Haruhi. Anna berdiri mematung sambil memandangi proses penguburan Haruhi. Mayumi sedari tadi terus merangkul Anna dan menggenggam erat tangan Anna, seolah memberi kekuatan. Anna tak sanggup lagi menangis, ia mati rasa. Seribu pesawat kertas yang ia terbangkan tidak dapat membuat Haruhi terus berada disisinya. Sampai proses penguburan selesai Anna masih tetap tak bergeming, hingga ibu Haruhi menghampirinya dan memeluknya, kemudian ibu Haruhi memberikan sepucuk surat padanya. Anna membuka surat tersebut, air mata menetes membasahi pipinya.Anna-chan,Terima kasih karena kamu telah memayungiku hari itu,Terima kasih karena kamu mau berteman denganku,Terima kasih karena keceriaanmu, aku akhirnya berani menjalani operasi,Terima kasih karena telah menyayangiku,Maafkan aku Anna-chan, karena telah membentakmu, mengusirmu dari hidupku.Maafkan aku karena ternyata aku tidak bisa menahan diri, dan dengan lancang telah menyukaimu sejak kau memayungiku dulu.Tetaplah menjadi Anna-chan yang ceria,Yang selalu menghangatkanku biarpun dinginnya hujan menusuk hingga tulangku.Aku menyayangimu Anna-chan. Gomenasai,Haruhi ∞∞∞
*butuh kritik dan saran*
Senin, 18 Oktober 2010
aduuuaaaaaaaah.. borings.. -,-
ga ngerti sama pelajaran b.arab.. :'(
ngantuk daaah.. bingung gatau mau ngapain, ya udah ngepost aja..
hahahaha
hmm.. pengen coba bkin cerpen atau novel :) tpi kpan ya? ga ada laptop, komputer, atau note book sih -,-
hmm.. kalo bkin novel atau cerpen ceritanya tentang apa yaaa? wkwk
ga ngerti sama pelajaran b.arab.. :'(
ngantuk daaah.. bingung gatau mau ngapain, ya udah ngepost aja..
hahahaha
hmm.. pengen coba bkin cerpen atau novel :) tpi kpan ya? ga ada laptop, komputer, atau note book sih -,-
hmm.. kalo bkin novel atau cerpen ceritanya tentang apa yaaa? wkwk
Langganan:
Postingan (Atom)